"Hubungan seperti apa sih yang ingin kamu jalani?" tanya seorang sahabatku pada suatu ketika,,"hati seperti apa yang kamu cari?kok rasanya ga ada yang benar,n ga pernah bertahan lama?hatimu mati rasa ya???" lanjut sahabatku yang lain..
aku diam saja,entah berapa ratus kali dia melontarkan kalimat-kalimat itu,dan pasti aku diam tidak bergeming ketika mendengar dia dan mereka menghujatku dengan pertanyaan-pertanyaan yang menurutku sangat tidak memihakku. Tau apa mereka dengan hidup dan pilihan hatiku?Kalau pun mereka menemukan aku selalu terpuruk dalam kegagalanku mengenal "mereka",lalu aku bisa apa?apa aku harus ngamuk-ngamuk ma Tuhan dan meminta untuk tidak di perkenalkan dengan mereka..?Berlebihaaaannn...
"itu adalah pertanda yang disampaikan Tuhan,bahwa bukan mereka yang tepat untukku..Ini adalah cara Tuhan agar mendekatkanku kepada dia yang benar untukku"
Sempat ingin mengatakan hal itu,
Terlalu klise.
atau sempat terpikir berkata begini :"ah,mereka hanya laki-laki petualang yang tidak punya prinsip,masih belum bisa di andalkan,dan masih kekanak-kanakan yang tidak tau gimana cara memperlakukan wanita.."
Ya aku ga bisa dong,secara gamblang bilang mereka yang salah,mereka yang tidak pernah mengerti aku,mereka yang tidak bisa memahami aku sepenuhnya,itu namanya aku egois...
Lalu?
Apa emang akunya yang mati rasa n nganggap semua orang ga ada yang benar??
my friend says :"cinta itu bukan merubah prinsip dan pandangan hidup dia menjadi seperti apa yang kamu mau,atau sebaliknya,,tapi,cinta itu adalah bagaimana kamu bisa menerima dan memahami tentang prinsip dan pandangan dia tentang hidup,karena perbedaan pasti ada,tapi bukan berarti menjadi jurang" *kayak lagu aja...
"Terus terang,aku hanya lelah untuk menangis demi mempertahankan cinta di hati,dan nyaris menyerah untuk mengenal cinta lagi,,jika ku temukan sebuah hati dan dia ingin melepaskan diri,ya aku bisa apa,tak sanggup lagi rasanya untuk mengiba agar dia tidak pergi dariku,tak sanggup lagi mengisahkan diri berada lagi dalam kesedihan..aku sudah cukup membuka hati,jika ku temukan dia bukan untukku,berarti bukan dia yang di ingini Tuhan untukku.."ujarku perlahan..
Lalu aku berpikir kembali,ucapan-ucapan sahabatku,bagaimana mereka terlalu menghawatirkanku dengan cara mereka..aku tau itu adalah cara mereka menyayangiku...
Thursday, April 14, 2011
Thursday, April 7, 2011
Aku tak bisa..
Mencintai yang tak indah,atau akukah yang terlalu buruk untuk mengakui bahwa kisah yang terjadi di antara kita begitu rumit dan akhirnya tak bermakna..
apa yang salah padaku?
smua yang tak dapat ku trima darimu
terlalu ego kah aku hingga daun-daun yang bermekaran di ujung jalan itu,tidak ku akui keindahannya
kenapa kita begitu sulit melangkah pada apa yang telah kita rencanakan kemarin,
kenapa langkah kaki ku tidak pernah seiring dengan irama ayunan kakimu?
kita seperti tidak pernah sama..
kita seperti tidak pernah sama..
apa iya,aku terlalu ingin menggapai langit hingga tak pernah ingin menginjak bumi?
benarkah aku begitu egois,aku yang tak pernah bisa memahami kelemahan-kelemahanmu,
dan bahwa aku yang sombong tanpa mau menyadari kekuranganku?
dan bahwa aku yang sombong tanpa mau menyadari kekuranganku?
langit masih jauh di atas sana,tidak akan pernah bisa di gapai,walaupun itu mungkin,
dan,pada tanah kaki ku berpijak
dan,pada tanah kaki ku berpijak
aku hanya ingin bahagia,
maaf untuk genggamanmu yang tak pernah lepas,ketika dingin menyelimuti tubuhku
maaf untuk wanita paruh bayamu yang pernah membelai rambutku,katakan padanya,jangan membenciku
tak ada maksudku,ingin menyakiti kalian,ini mungkin cara Tuhan agar kita menemukan hati yang lebih baik,yang bisa menerima kita apa adanya,
smoga kamu bisa memaafkanku dengan segala khilafku,
sungguh aku hanya ingin bahagia,merasakan bahagia yang sungguh dari hatiku,
mencintaimu,aku tak bisa....
Subscribe to:
Comments (Atom)