Mencintai yang tak indah,atau akukah yang terlalu buruk untuk mengakui bahwa kisah yang terjadi di antara kita begitu rumit dan akhirnya tak bermakna..
apa yang salah padaku?
smua yang tak dapat ku trima darimu
terlalu ego kah aku hingga daun-daun yang bermekaran di ujung jalan itu,tidak ku akui keindahannya
kenapa kita begitu sulit melangkah pada apa yang telah kita rencanakan kemarin,
kenapa langkah kaki ku tidak pernah seiring dengan irama ayunan kakimu?
kita seperti tidak pernah sama..
kita seperti tidak pernah sama..
apa iya,aku terlalu ingin menggapai langit hingga tak pernah ingin menginjak bumi?
benarkah aku begitu egois,aku yang tak pernah bisa memahami kelemahan-kelemahanmu,
dan bahwa aku yang sombong tanpa mau menyadari kekuranganku?
dan bahwa aku yang sombong tanpa mau menyadari kekuranganku?
langit masih jauh di atas sana,tidak akan pernah bisa di gapai,walaupun itu mungkin,
dan,pada tanah kaki ku berpijak
dan,pada tanah kaki ku berpijak
aku hanya ingin bahagia,
maaf untuk genggamanmu yang tak pernah lepas,ketika dingin menyelimuti tubuhku
maaf untuk wanita paruh bayamu yang pernah membelai rambutku,katakan padanya,jangan membenciku
tak ada maksudku,ingin menyakiti kalian,ini mungkin cara Tuhan agar kita menemukan hati yang lebih baik,yang bisa menerima kita apa adanya,
smoga kamu bisa memaafkanku dengan segala khilafku,
sungguh aku hanya ingin bahagia,merasakan bahagia yang sungguh dari hatiku,
mencintaimu,aku tak bisa....
No comments:
Post a Comment