Wednesday, July 13, 2011

have fun..

Akhir-akhir ini SIBUK...huuffttt
Mulai dari acara-acara yang lumayan serius,segudang undangan nikahan,sampai jalan-jalan. *sebenarnya jalan-jalan sih rutinitas* hahhahaa..
acara seriusnya,,kemarin ada doa di rumah. Doa menyambut bulan suci ramadan..
seperti biasa,,di akhiri dengan sesi jeprat jepret..xixixi


foto dulu,,with a'a ryan...temen dari jakarta...

padahal di dalam rumah orang2 lagi pada khusuk berdoa..kita malah nangkring di luar ngegosip...ckckckckk

ada juga nih yang salah kostum,,mau doa kok pake celana pendek..hufff

ada yang sibuk smsan dari pertama datang mpe pulang,,,huuufff lagiiii

makan aja walaupun ga ikutan doa...ckckckkk

tetep ga mau di foto,,karna salah kostum...ckckckkk

tetep malu part 2













***
mari jalan-jalan n makan-makan....xixixixii


nonton stie expo...



with abang alfian n k ning...



***
Mandi di kolam puncak wawo...

at kolam wawo...ga ikutan mandi..takut air...xixixii


tapi,,,akhirnya di ceburin juga... :(























***
akhir2 ini banyak banget teman2 yang nikah,,,
ampe bosen kalo di tanya,,kapan nyusul????
hhuuuuffftttt.......

with teman-teman SMA

with aby ninetynine



with mas yoga...





Keindahan esok hari (semoga)

Hati manusia itu tidak seperti soal matematika,yang kita hitung,mengerti rumus kemudian menghitung dan tau hasilnya berapa. Mengerti hati tidak semudah mencari makna sebuah kata dalam kamus,ada kata yang kita tidak mengerti,lalu mencarinya dan kita temukan maknanya,kebingungan pun selesai.

Tapi hati tidak seperti itu,semudah apapun untuk di mengerti,kita tidak akan benar-benar mengerti. Entah dia terbuat dari partikel apa,begitu sensitive dan tidak menentu. Ya,mungkin terlalu jauh jika kita mengkaji kekuasaan Tuhan yang satu ini.

Hmmmm,,ada yang bilang,tidak ada yang mengerti hatimu,kecuali dirimu sendiri.

Ya iyalah,kita bukan Tuhan..

Tapi rasanya juga ga demikian,,apa yang hati mau,kadang justru terkalahkan oleh egois dan kerasnya watak yang tumbuh di kepala. Apa itu bisa di bilang mengerti hati sendiri?kenapa bisa terkalahkan?entahlah..

"Lalukanlah apa yang bisa kau lakukan dan biarkan Tuhan saja yang melakukan apa yang tidak bisa kau lakukan,lalu pasrahkan segala sesuatu padaNya,

Melakukan apapun,jika hati sedang tak baik rasanya sungguh percuma. Mungkin karena aku cewek,jadi segala macam urusan pasti di kait-kaitkan sama hati, *dasar cengeng*… Ya mau gimana,emang dasar cengeng,,hahaha
Harusnya aku tau ini awalnya,bermain-main dengan hati sendiri,terasa amat menyakitkan.

***

Hari ini aku berpikir bahwa memang tak selamanya hidup itu terasa indah,
Terkadang ALLAH memberikan derita yang sakit,
Tapi aku tau bahwa ALLAH tak pernah meninggalkanku,
karena itu aku belajar menikmati hidup dengan bersyukur,
aku belajar,bahwa tak semua yang ku harapkan menjadi kenyataan,
kadang ALLAH merubah rencanaku,
Tapi,aku tau,pasti itu lebih baik dari apa yang aku rencanakan,
karena itu,
aku akan belajar menerima semua dengan suka cita,
karena aku tau,ALLAH ada di pihakku,
dan aku yakin DIA akan membuat segala sesuatu akan indah pada waktunya..
Amiiiiiiinnn

***

Sunday, July 3, 2011

Benci ini

Hidup itu,apa memang harus seperti ini?
Hari ini tertawa dan bercerita,
lalu esok menjumpai kemalangan dan penyesalan
Kenapa begitu flat dan sia2?

ya,manusia dengan kehidupannya masing2,
tertawa dan berkelakar dalam kenikmatan,
saling membodohi dan menghianati
entah apa maksudnya

kawan yang di anggap setia,
begitu mudah melukai hati yang sedang mencintai
menyatakan kebohongan yang pahit
apa seperti itu cara mereka menghargai sebuah hati?
seperti hanya kalian saja yang boleh bahagia,yang lain tak pantas

dengan enteng dan remeh,
melukai dan menyakiti
tak terpikirkan kalian betapa sakitnya di bohongi?

"jangan menyiksa diri sendiri karena perbuatan buruk orang lain"

harusnya memang seperti itu,
tapi,
aku akan memelihara benci
menyumbat aliran darah hingga mengebaskan perasaan
mungkin akan bengkak dan pecah
mungkin juga membusuk dan bernanah

tapi benci ini,perlahan akan ku nikmati
menghias hari dan senandung-senandungku
tidak menentramkan memang,
benci ini memang luka,tapi menyenangkan
mengingatnya tanpa tetes jemu,
hanya rongga yang terkuak lebar dan dalam
gelap dan masam

aku disini,dengan benci yang kini ku kasihi
menunggu ajal datang bertandang
merengkuh akhir tanpa saksi
nanti,benci ini menjadi maut,
dan ku pagut...