Hidup itu,apa memang harus seperti ini?
Hari ini tertawa dan bercerita,
lalu esok menjumpai kemalangan dan penyesalan
Kenapa begitu flat dan sia2?
ya,manusia dengan kehidupannya masing2,
tertawa dan berkelakar dalam kenikmatan,
saling membodohi dan menghianati
entah apa maksudnya
kawan yang di anggap setia,
begitu mudah melukai hati yang sedang mencintai
menyatakan kebohongan yang pahit
apa seperti itu cara mereka menghargai sebuah hati?
seperti hanya kalian saja yang boleh bahagia,yang lain tak pantas
dengan enteng dan remeh,
melukai dan menyakiti
tak terpikirkan kalian betapa sakitnya di bohongi?
"jangan menyiksa diri sendiri karena perbuatan buruk orang lain"
harusnya memang seperti itu,
tapi,
aku akan memelihara benci
menyumbat aliran darah hingga mengebaskan perasaan
mungkin akan bengkak dan pecah
mungkin juga membusuk dan bernanah
tapi benci ini,perlahan akan ku nikmati
menghias hari dan senandung-senandungku
tidak menentramkan memang,
benci ini memang luka,tapi menyenangkan
mengingatnya tanpa tetes jemu,
hanya rongga yang terkuak lebar dan dalam
gelap dan masam
aku disini,dengan benci yang kini ku kasihi
menunggu ajal datang bertandang
merengkuh akhir tanpa saksi
nanti,benci ini menjadi maut,
dan ku pagut...
No comments:
Post a Comment