Bohong,jika ku katakan sekarang aku baik-baik saja.
Air mata yang tak dapat ku tahan,seolah menjadi teman baikku malam ini. Layar notebook toshiba merahku ini menjadi sangat buram dengan mata berkaca penuh air mata.
Sebenarnya aku berharap menemukan jawaban yang lebih baik dari ini.
Kenapa, ketika aku benar-benar sedang mencintaimu aku tau segalanya.
Menemukanmu,bersama orang yang sedang kau cintai depan mataku,tanpa kamu mau peduli dengan perasaanku,itu menyakitkan.
Cinta tak harus berkata-kata.
Jika kamu melakukan itu atas dasar alasan,karena kamu tak pernah benar-benar tau tentang hatiku.Ya,aku memang tak pernah berdiri di depanmu,menatap matamu,lantas bilang aku mencintaimu.
Karena kurasa,kita cukup dewasa,bukan masanya lagi harus bilang I Love you,semata-mata hanya untuk bukti,bahwa rasa cinta itu ada.Tapi,rasanya terlalu munafik jika kamu tak menyadarinya. Atau dengan sengajanya kamu lakukan itu, agar membuka mataku,agar aku tak berharap apa-apa darimu?
Hmmm..Tak perlu sebenarnya kamu tunjukkan cara itu,hanya untuk semata-mata,buat aku sadar bahwa dialah yang kamu pilih,bahwa dialah yang ada di hatimu saat ini.
Itu sungguh tak baik.
Aku berusaha tegar di balik senyum palsuku.
Kembali aku mengingat kebodohanku tadi. Betapa aku benar-benar sangat bodoh di depanmu. Betapa aku benar-benar menunjukkan kepadamu aku menyayangimu. Pastinya aku sangat bodoh dalam pikiranmu.Aku telah tersadar,mungkin iya,rasa ini hanya aku yang merasakan. Mungkin iya,kamu tak sengaja,bahwa mungkin kamu memang punya sifat unik,yang wajar jika semua wanita yang dekat denganmu pasti merasakannya,*wow,kayaknya yang satu ini berlebihan.
Ya,kamu memang istimewa.
Ini tak semata-mata tentang harapan yang sia-sia. Setidaknya aku bisa belajar darimu,bagaimana menjadi istimewa. Agar aku juga merasakan indahnya di sayangi oleh banyak orang di luar sana.
Mungkin ada benarnya kata orang tentang ini: 'Menemukan seseorang yang mencintaimu kemudian membalas mencintainya,mungkin adalah yang terindah'.
Yah. Kata orang,lebih baik di cintai dari pada mencintai.
Entah apa yang membuatku begitu gundah malam ini.
Mungkin karena inilah jawabanya
Hari ini kamu bukan datang untukku.
Friday, January 28, 2011
Sunday, January 23, 2011
Tentang Sahabat
Hari itu,ketika malam sedang hujan.
Aku terbaring lemah di ranjang empukku,sendirian di kamar,kesepian,dan sedang memikirkan sesuatu. Sambil maen facebook via facebook selularku. Aku baru saja kehilangan seseorang yang saat itu,menurutku sedang aku sayangi. Tapi dari sini pulalah awal perkenalanku dengan seseorang yang kurasa punya warna baru di hatiku. Ya,pada malam itu aku sedang memikirkannya,seorang mantanku, aku sedang berpikir keras,kenapa ini terjadi pada hubungan kami,hubungan yang baru terjalin,baru beberapa minggu. Aku bukan sakit hati pada sifatnya,atau pada egoisan kami berdua.
Begini,ada baiknya aku ceritakan dulu dia siapa mantan pacarku itu,dan bagaiman aku bisa mengenalnya.
Namanya Rangga Preman pribadi. Eits,bukan 'Preman Pribadi' ku,tapi namanya memang namanya seperti itu. Hangat,kalem,ga banyak ngomong,sepintas begitulah dia. Dia bukan seorang yang asing bagiku. Maksudnya bukan orang baru yang ku kenal di jalan kemudian memacarinya.
Mungkin ada baiknya juga kuceritakan asal mauasalnya. Bakal panjang nih urusannya,hehehe
Kita mulai dari Sahabat-sahabatku.
Mereka dan aku menyebut perkumpulan kami dengan Genk Ningrat(The Ningrat). Nama Ningrat bukan berarti kami keturunan priyayi,mengalir darah biru,punya banyak yang punya banyak Abdi Dalam yang siap kami suruh-suruh*ngimpi itu namanya,hahahaha. Kami adalah anak-anak lingkungan biasa saja yang lahir dari kelurga yang biasa saja. Aku sendiri,Bapakku asli Lombok tengah,Batujai,daerah pelosaok yang sangat kental dengan adat istiadat,sedangkan ibu asli Bima,Jatiwangi,sebuah kampung pinggir gunung yang sebagian besar penduduknya petani,termasuk kakek dan nenekku.
Ningrat ini sebenarnya ada sepuluh(10) orang. enam orang cewek dan empat orang cowok. Akan ku perkenalkan satu-satu,
Ahmad bin Muhtar (24 thn).
Lahir di Kuala Lumpur Malaysia 12 desember 1986.
Ketua genk critanya,anaknya gila,rada ga waras dikit,kalo duduk ma dia 5 menit saja,pasti kalori anda akan terkuras 1000 kalori karena ketawa setara dengan jalan kaki sejauh 5 kilometer. Hidup anda akan terjamin di tangan dia,jika sedang patah hati,atau merasa ingin bunuh diri pasti pupus kalo ketemu dia.
Jago bahasa inggris,dari SMA dialah jalan keluar dari PR-PR bahasa inggris kami,dia adalah sahabat yang hangat dan setia.
Ini namamya Muhammad Taufikkurahman (vick). Nama Fbnya vick fokus,kenapa fokus,karena dia emang menyukai dunia jepret-menjepret,fotografer kampus,mudah-mudahan kelak bisa menjadi fotografer handal. Ya lumayan lah kalo suatu hari aku nikah,ga perlu pake jasa tukang foto weding,tinggal minta ma dia,beres deh..hihihi..
Dari tahun 2009 sampai aku menulis ini,belum ketemu lagi ma tuh anak,sekarang dia masih lanjutin study nya,sedangkan aku dah dua tahun lulus kuliah,mungin karena hal itu kami tidak pernah bertemu,*rada ga nyambung sih..
Nanang syahbudin.
Lahir dari Bapak seorang polisi,mungkin itu yang membuat nih anak kadang rada bengis dan kejam,untuk orang-orang tertentu. Kenangan terburuknya adalah waktu dia pernah mau membantingkan kursi sama seorang teman sekelas,sadis kan?tapi menurutku,wajar,aku emang ga suka ma anak yang mau di bantingkan kursi oleh nanang*ribet banget bahasanya,rada rancu,gimana klo yang benar 'yang mau kursi bantingkan anak itu pada nanang' ato 'pada nanang,anak itu mau kursi dibantingkan?
walah ribet.
Next.
Fezar Abdarah,yang cowok pake jaket putih.
Ga brani nulis yang aneh-aneh tntang dia,anaknya terlalu introfert(terbuka ke dalam),*APA??,
maksudnya dia susah terbuka,susah beradaptasi dengan orang-orang baru,ga suka kalo dia di omongin,dan yang paling penting karena dia anak kepala Jaksa*ya iyalah,takut di cebloskan ke penjara. Tapi aku telah berhasil membawanya ke dapur,dan nyuruh dia masak,goreng ini itu,hal yang baru pertama kali dia lakuin seumur hidupnya.ckckck
Anny zuhraini.
Bunda,aku manggilnya,bukan karena dia nglahirin aku,ada kisahnya,kapan-kapan deh aku critain.
cewek berbintang Cancer ini,si bungsu dari empat saudara ini adalah shoping holic sodara-sodara,seharian di mol ga masalah buat dia. Sekarang dia lagi bertugas di luar kota,menjadi seorang karyawan bank,kadang suka ngeluh kenapa bisa-bisanya jadi karyawan bank,kerja dari pagi mpe malam,hampir-hampir waktu habis untuk kerja dan kerja. Dan yang paling meresahkan hatinya,ternyata masa kontrak untuk seorang pegawai bank untuk tidak bisa menikah adalah tiga tahun,plus peraturan banknya,satu perusahaan tidak boleh cinlok(cinta lokasi,red). Ada-ada sajah.
Wahyunah
Perawat yang satu ini paling dewasa di antara kita,paling ayu,keibuan,pikirannya nikah mulu,hahaii
Punya banyak mantan,she is beautifull ga heran jadi banyak yang mau. Tapi sekarang dia sedang menjalin hubungan yang serius ma sang pacar. Lengket aja ma pacarnya,dah kayak perangko,
dian,
Tante dian,begitu kami memanggilnya,emang kayak tante-tante sih,hihihi,ga punya fotonya terbaru. Jarang ketemu,paling papasan di jalan,padahal hidup di satu kota. Serasa dia diluar negeri,kalo ketemu lagi,mungkin udah ga saling kenal kali yah?saking lamanya ga pernah ketemu lagi..ckckckck
Next...
Arafah Yayu Pratiwi (ayu)
Cewek ayu ini adalah yang paling dekat denganku,di bandingkan yang lain. Maksudnya,yang paling sering curhat-curhatan ma aku,yang paling suka ngadu ma aku,yang paling sering minta di isi in pulsa. Yang terakhir ga asik,he. But she is my soulmate,tau segala hal tentang aku,ga semua sih,paling ukuran baju,makanan favorite,tipe-tipe cowok yang aku suka,ahahaha
Mungkin karena itu,asal muasal aku kenal dengan Rangga Preman Pribadi,gimana kalo sigkat aja namanya dengan Abang,cause aku manggil dia kayak gitu.
Baiklah,singkat cerita,waktu itu awal tahun 2010,ketika aku harus ke mataram ngurus sesuatu untuk masa depan ku,*padahal mau legalisir ijazah aja,bahasanya pake ribet,
ayu saat itu sedang menjalin kisah dengan seorang pria*ayu adalah cewek normal,xixixi,si pria ini punya teman, itulah si abang. Tapi,perkenalan singkat aku ma abang saat itu singkat aja. Ga ada yang istimewa. Tapi kami berteman baik,suka telpon-telponan,smsan,chatingan di fb,yah,saat itu aku tidak merasakan apapun,smua biasa saja,malahan aku sudah menganggap dia seperti adik sendiri,karena umurnya memang tiga tahun di bawahku. *brondong maniiiiss,hahaiii
Singkat cerita karena ke isenganku ma ayu,si abang pun masuk perangkap,hahaha. Satu kisah cintapun terjadi. Kami jadian,pacaran,ya seperti orang pacaran pada umumnya,jalan,makan,hepi-hepi. Lebaran sungkeman ke rumah calon mertua,mamanya abang baiiiik banget,she so calm,ramah,hangat,saat itu juga aku merasa memiliki keluaga baru. Abang sendiri anaknya pendiam,ga banyak ngomong,tapi lumayan membuatku nyaman,pada saat itu. Selain kami sebelumnya adalah teman,pastinya dia mengerti aku,bagaimana aku,ya sedikit tidak dia tau siapa aku,masa laluku. Betapa aku sebelumnya pernah terluka lama oleh seseorang yang pernah ku pacari selama 3 tahun. Siapa dia?akan ku ceritakan nanti.
Baiklah,lanjut lagi ke abang,lagi senang-senangnya bersama,tiba-tiba bapaknya menyuruhnya pergi jauh ke sumatra,bayangkan jauhnya,SUMATRA. Sebagai pacar ya merasa ga mau di tinggalin,tapi mau bagaimana. Masa depan abang lebih penting,"gimana pun,ini kan buat sayang juga"katanya saat itu,dengan berat hati,aku pun merelakan abang pergi.
Dengan jarak semuanya pasti memudar.
Ya,kata-kata itu ada benarnya,cinta yang seharusnya indah pasti lemah bahkan akan berhenti di rasakan jika jarak memisahkan. Walaupun komunikasi intens tak pernah putus,tapi tetap saja. Kita tidah mencintai suaranya,atau foto-foto yang di tag ke fb,tapi cinta butuh seseeorang yang menopang,di saat kita butuh,singkatnya ngapain punya pacar kalo ga bisa di andalin antar ke sana sini,temenin ksana sini,hehehehe
Ditambah lagi abang menggeluti hobi barunya selama dia di sumatra,yaitu bersepeda. Komunitas Bike,sepeda gunungnya yang gowes tiap minggu,belum lagi jam futsalnya tiap malam minggu betein banget,kenapa harus malam minggu coba?kenapa ga malam-malam lainnya?,belum lagi ngegym tiap hari. Hobinya menjauhkan dia dariku,gimana enggak,sepeda gunungnya lebih penting dari aku,huff. "Yank,sepedanya mahal loh,jadi harus di sayang juga.."katanya saat itu..ggggrrrrr pentiiiing??...akupun hanya bisa sabar mengelus dada.
Liat nih aksinya ma sepedanya,
Lama-lama aku bosan jalanin hubungan jarak jauh,buang-buang waktu,pulsa juga. Singkatnya kami pun putus.tus.tus.
Pada malam itu,ketika di luar hujan,aku masih bergelut dengan orang-orang yang ku temui di Facebookku,aku pun melempar status ke beranda,isinya kira-kira seperti ini: "Diluar hujan,sendirian di kamar ga ada teman,kesepian malam ini". Dan komen-komen dari teman-temanku pun bermunculan. Ada satu komen yang menarik perhatian ku,dari seorang teman baru,aku belum pernah mengenalnya sebelumnya. Kira-kira begini komennya saat itu:"wah sama,kita senasib",kami pun komen-komenan di statusku.
Singkat cerita dia kesepian karena sedang menemani ibunya yang sedang terbaring sakit di rumah sakit saat itu,dia sangat ramah,lucu,dan bisa langsung nyambung denganku walaupun hanya lewat obrolan di fb. Dia bertanya kenapa aku saat itu sedang kesepian,aku pun jujur menjawab,"aku baru saja putus dari kekasihku"kataku padanya saat itu. Bukannya turut prihatin,menenangkanku,memberiku petuah-petuah cinta atau apalah,dia malah melempariku dengan joke-joke gilanya. Tapi jujur saat itu aku terhibur. Ditambah lagi aku minta sebatang coklat padanya,"biar tenang pikiran tenang,coklatkan bisa membuat pikiran tenang,"ujarku.
Kami cepat berteman,mungkin karena ada beberapa temannya yang ternyata juga temanku. Dia nyempatin diri maen ke rumah saat itu,bersama temannya. Lama-lama kamipun sangat akrab,begitu yang ku rasakan,aku tak segan-segan bercerita padanya tentang segala hal. Termasuk tentang kisah percintaan yang kandas,yang baru ku alami. He is nice guy.
Panggilan-panggilan akrab pun tercipta,"bebiiih..",begitu aku menyapanya tiap pagi.
Dia begitu gila slalu bisa membuatku ngakak dengan joke-jokenya,hingga pada suatu saat sahabatku nyeletuk padaku: "kayaknya teman barumu itu selalu buatmu bahagia ya?right?",tanyanya,"yeah,i think so"jawabku enteng,karena memang dia slalu bisa membuatku tersenyum pada saat itu.
Entah ada alasan apa,seorang sahabatku dan juga sahabatnya mengajakku makan saat itu,makan es campur di siang hari yang panas. Akupun tak bisa menolaknya,namanya juga gratisan,hehehe
Kami mengobrol,obrolan biasa,dia bertanya padaku"gimana hubunganmu dengan sahabat saya??"
"baik-baik saja,biasa saja,"kataku. "Gimana komunikasi kalian?intens?"tanyanya lagi
"lumayan,dia sedang sibuk sekarang,dia sedang mengikuti tes di luar kota"ceritaku tentang sahabat baruku itu.
"Ya,dia sedang mengikuti tes,kamu tau alasannya kenapa dia ikut tes itu?"tanyanya membuatku bingung
"ya jelas untuk masa depannya"jawabku enteng,"yah,memang,tapi dia punya alasan lain"
Aku menyimak,temanku pun mulai bercerita. "Dia ingin membuatmu sedikit bangga,dia ingin tunjukkan sesuatu untukmu,yang mungkin bisa untuk dia banggakan,dia begitu menyayangimu esty,hanya saja dia belum memiliki keberanian untuk bicara,karena saat ini,kamu tau dia belum menjadi apa-apa,nanti pada saatnya dia akan bicara"
Aku mulai memikirkannya,benarkah?benarkah dia seperti itu?aku sempat berpikir,dia bisa begitu akrab denganku pada saat itu karena mungkin dia sedang mengalami hal yang sama denganku,kehilangan seseorang yang dia sayangi,karena aku ingat sekali ketika aku nge add dia,dia sedang menjalin hubungan seseorang. Apa iya,dia sedang menyayangiku?aku mulai memikirkannya,perasaan senang karena ada seseorang yang mengagumiku,memperhatikanku,lebih dari apapun. Ya,ya aku pun larut dalam prasaanku sendiri. Malah terkadang aku suka lupa dia adalah sahabat,tidak pernah lebih dari itu. Tapi terkadang aku merasa benar-benar memilikinya,dia benar-benar "beb" ku.
Sungguh tak pernah punya keberanian untuk bertanya tentang hal yang ku dengar dari temanku itu. Tapi takut merubah apa yang udah terjadi,persahabatan kami. Waktupun berlalu dengan rasa penasaran tentangnya,tentang perasaannya padaku.
Pada suatu hari,aku menemukan cara tepat untuk bicara padanya,bukan bicara tentang prasaan,karena tanpa ku jelaskan pun dia pasti tau tentang perasaanku padanya. Aku hanya ingin bertanya,karena aku begitu penasarannya..heheehe
'Yah,pren is pren''katanya enteng,"mungkin dia sedang bercanda,aku tak pernah bicara seperti itu ".singkatnya.
Dan aku pun seperti merasa kecewa,layaknya seseorang yang kecewa,karena sedang merasa mencintai,ingin berlalu dan pergi mencari sesuatu yang dia cintai yang lain jika dia merasa dia tidak mendapatkan hal yang sama dari seseorang yang dia cintai itu,
Apa yang telah kamu lakukan sahabatku?,seandainya aku tak pernah mendengar cerita indah yang berisi kebohongan itu,aku pun tak akan berani melakukan suatu ke bodohan yaitu memikirkannya. Aku yang terlanjur merasa bahwa ada sebuah hati yang begitu menyayangiku,melebihi apapun. Antara senang di sayangi,dan takut jika itu berubah dan pergi. Aku selalu berusa menjaga hatinya,ku jaga hati yang ku kira sedang menyayangiku itu,jangan sampai dia merasa sedih menyayangiku.
Tapi akhirnya aku pun tersadar dari sebuah kebodohanku. Bagaimana mungkin aku membiarkan pikiran ku menerka-nerka seperti ini begitu lama,begitu lama larut dalam perasaan-perasaan yang tak ku mengerti,dan rasa penasaran yang ku ciptakan sendiri. Nyaman sebagai sahabat,harusnya aku tau itu,kenapa aku pun lantas berharap sesuatu yang lebih dari itu?BODOH.
Tapi ini tidak untukmu sahabatku,hatiku tidak akan melampaui jika kamu tak menginginkannya.
Kita adalah teman,sahabat,maafkan aku yang sempat berpikiran jauh tentangmu.
Dan aku berharap ini tak merubah apa yang udah terjalin di antara kita
Sweet chocolate from Aulia rahman,.u'r very kind guy..
Thankx my beb..
Aku terbaring lemah di ranjang empukku,sendirian di kamar,kesepian,dan sedang memikirkan sesuatu. Sambil maen facebook via facebook selularku. Aku baru saja kehilangan seseorang yang saat itu,menurutku sedang aku sayangi. Tapi dari sini pulalah awal perkenalanku dengan seseorang yang kurasa punya warna baru di hatiku. Ya,pada malam itu aku sedang memikirkannya,seorang mantanku, aku sedang berpikir keras,kenapa ini terjadi pada hubungan kami,hubungan yang baru terjalin,baru beberapa minggu. Aku bukan sakit hati pada sifatnya,atau pada egoisan kami berdua.
Begini,ada baiknya aku ceritakan dulu dia siapa mantan pacarku itu,dan bagaiman aku bisa mengenalnya.
Namanya Rangga Preman pribadi. Eits,bukan 'Preman Pribadi' ku,tapi namanya memang namanya seperti itu. Hangat,kalem,ga banyak ngomong,sepintas begitulah dia. Dia bukan seorang yang asing bagiku. Maksudnya bukan orang baru yang ku kenal di jalan kemudian memacarinya.
Mungkin ada baiknya juga kuceritakan asal mauasalnya. Bakal panjang nih urusannya,hehehe
Kita mulai dari Sahabat-sahabatku.
Mereka dan aku menyebut perkumpulan kami dengan Genk Ningrat(The Ningrat). Nama Ningrat bukan berarti kami keturunan priyayi,mengalir darah biru,punya banyak yang punya banyak Abdi Dalam yang siap kami suruh-suruh*ngimpi itu namanya,hahahaha. Kami adalah anak-anak lingkungan biasa saja yang lahir dari kelurga yang biasa saja. Aku sendiri,Bapakku asli Lombok tengah,Batujai,daerah pelosaok yang sangat kental dengan adat istiadat,sedangkan ibu asli Bima,Jatiwangi,sebuah kampung pinggir gunung yang sebagian besar penduduknya petani,termasuk kakek dan nenekku.
Ningrat ini sebenarnya ada sepuluh(10) orang. enam orang cewek dan empat orang cowok. Akan ku perkenalkan satu-satu,
![]() |
| pamer badan yang jauh dari sixpack..ckckck |
Lahir di Kuala Lumpur Malaysia 12 desember 1986.
Ketua genk critanya,anaknya gila,rada ga waras dikit,kalo duduk ma dia 5 menit saja,pasti kalori anda akan terkuras 1000 kalori karena ketawa setara dengan jalan kaki sejauh 5 kilometer. Hidup anda akan terjamin di tangan dia,jika sedang patah hati,atau merasa ingin bunuh diri pasti pupus kalo ketemu dia.
Jago bahasa inggris,dari SMA dialah jalan keluar dari PR-PR bahasa inggris kami,dia adalah sahabat yang hangat dan setia.
![]() |
| Lagi pamerin foto-fotonya |
Ini namamya Muhammad Taufikkurahman (vick). Nama Fbnya vick fokus,kenapa fokus,karena dia emang menyukai dunia jepret-menjepret,fotografer kampus,mudah-mudahan kelak bisa menjadi fotografer handal. Ya lumayan lah kalo suatu hari aku nikah,ga perlu pake jasa tukang foto weding,tinggal minta ma dia,beres deh..hihihi..
Dari tahun 2009 sampai aku menulis ini,belum ketemu lagi ma tuh anak,sekarang dia masih lanjutin study nya,sedangkan aku dah dua tahun lulus kuliah,mungin karena hal itu kami tidak pernah bertemu,*rada ga nyambung sih..
![]() | |
| si nanang bergaya dengan jas pinjaman(yang tengah). |
Lahir dari Bapak seorang polisi,mungkin itu yang membuat nih anak kadang rada bengis dan kejam,untuk orang-orang tertentu. Kenangan terburuknya adalah waktu dia pernah mau membantingkan kursi sama seorang teman sekelas,sadis kan?tapi menurutku,wajar,aku emang ga suka ma anak yang mau di bantingkan kursi oleh nanang*ribet banget bahasanya,rada rancu,gimana klo yang benar 'yang mau kursi bantingkan anak itu pada nanang' ato 'pada nanang,anak itu mau kursi dibantingkan?
walah ribet.
Next.
![]() |
| dengan wanita cantik dtengahnya (aqiuu) |
Ga brani nulis yang aneh-aneh tntang dia,anaknya terlalu introfert(terbuka ke dalam),*APA??,
maksudnya dia susah terbuka,susah beradaptasi dengan orang-orang baru,ga suka kalo dia di omongin,dan yang paling penting karena dia anak kepala Jaksa*ya iyalah,takut di cebloskan ke penjara. Tapi aku telah berhasil membawanya ke dapur,dan nyuruh dia masak,goreng ini itu,hal yang baru pertama kali dia lakuin seumur hidupnya.ckckck
![]() |
| bergaya pinggir jembatan |
Bunda,aku manggilnya,bukan karena dia nglahirin aku,ada kisahnya,kapan-kapan deh aku critain.
cewek berbintang Cancer ini,si bungsu dari empat saudara ini adalah shoping holic sodara-sodara,seharian di mol ga masalah buat dia. Sekarang dia lagi bertugas di luar kota,menjadi seorang karyawan bank,kadang suka ngeluh kenapa bisa-bisanya jadi karyawan bank,kerja dari pagi mpe malam,hampir-hampir waktu habis untuk kerja dan kerja. Dan yang paling meresahkan hatinya,ternyata masa kontrak untuk seorang pegawai bank untuk tidak bisa menikah adalah tiga tahun,plus peraturan banknya,satu perusahaan tidak boleh cinlok(cinta lokasi,red). Ada-ada sajah.
Wahyunah
Perawat yang satu ini paling dewasa di antara kita,paling ayu,keibuan,pikirannya nikah mulu,hahaii
Punya banyak mantan,she is beautifull ga heran jadi banyak yang mau. Tapi sekarang dia sedang menjalin hubungan yang serius ma sang pacar. Lengket aja ma pacarnya,dah kayak perangko,
![]() |
| with calon suami.. |
Tante dian,begitu kami memanggilnya,emang kayak tante-tante sih,hihihi,ga punya fotonya terbaru. Jarang ketemu,paling papasan di jalan,padahal hidup di satu kota. Serasa dia diluar negeri,kalo ketemu lagi,mungkin udah ga saling kenal kali yah?saking lamanya ga pernah ketemu lagi..ckckckck
Next...
![]() |
| moto depan kosnya,kos yang penuh kisah,hmmm |
Arafah Yayu Pratiwi (ayu)
Cewek ayu ini adalah yang paling dekat denganku,di bandingkan yang lain. Maksudnya,yang paling sering curhat-curhatan ma aku,yang paling suka ngadu ma aku,yang paling sering minta di isi in pulsa. Yang terakhir ga asik,he. But she is my soulmate,tau segala hal tentang aku,ga semua sih,paling ukuran baju,makanan favorite,tipe-tipe cowok yang aku suka,ahahaha
Mungkin karena itu,asal muasal aku kenal dengan Rangga Preman Pribadi,gimana kalo sigkat aja namanya dengan Abang,cause aku manggil dia kayak gitu.
Baiklah,singkat cerita,waktu itu awal tahun 2010,ketika aku harus ke mataram ngurus sesuatu untuk masa depan ku,*padahal mau legalisir ijazah aja,bahasanya pake ribet,
ayu saat itu sedang menjalin kisah dengan seorang pria*ayu adalah cewek normal,xixixi,si pria ini punya teman, itulah si abang. Tapi,perkenalan singkat aku ma abang saat itu singkat aja. Ga ada yang istimewa. Tapi kami berteman baik,suka telpon-telponan,smsan,chatingan di fb,yah,saat itu aku tidak merasakan apapun,smua biasa saja,malahan aku sudah menganggap dia seperti adik sendiri,karena umurnya memang tiga tahun di bawahku. *brondong maniiiiss,hahaiii
Singkat cerita karena ke isenganku ma ayu,si abang pun masuk perangkap,hahaha. Satu kisah cintapun terjadi. Kami jadian,pacaran,ya seperti orang pacaran pada umumnya,jalan,makan,hepi-hepi. Lebaran sungkeman ke rumah calon mertua,mamanya abang baiiiik banget,she so calm,ramah,hangat,saat itu juga aku merasa memiliki keluaga baru. Abang sendiri anaknya pendiam,ga banyak ngomong,tapi lumayan membuatku nyaman,pada saat itu. Selain kami sebelumnya adalah teman,pastinya dia mengerti aku,bagaimana aku,ya sedikit tidak dia tau siapa aku,masa laluku. Betapa aku sebelumnya pernah terluka lama oleh seseorang yang pernah ku pacari selama 3 tahun. Siapa dia?akan ku ceritakan nanti.
Baiklah,lanjut lagi ke abang,lagi senang-senangnya bersama,tiba-tiba bapaknya menyuruhnya pergi jauh ke sumatra,bayangkan jauhnya,SUMATRA. Sebagai pacar ya merasa ga mau di tinggalin,tapi mau bagaimana. Masa depan abang lebih penting,"gimana pun,ini kan buat sayang juga"katanya saat itu,dengan berat hati,aku pun merelakan abang pergi.
Dengan jarak semuanya pasti memudar.
Ya,kata-kata itu ada benarnya,cinta yang seharusnya indah pasti lemah bahkan akan berhenti di rasakan jika jarak memisahkan. Walaupun komunikasi intens tak pernah putus,tapi tetap saja. Kita tidah mencintai suaranya,atau foto-foto yang di tag ke fb,tapi cinta butuh seseeorang yang menopang,di saat kita butuh,singkatnya ngapain punya pacar kalo ga bisa di andalin antar ke sana sini,temenin ksana sini,hehehehe
Ditambah lagi abang menggeluti hobi barunya selama dia di sumatra,yaitu bersepeda. Komunitas Bike,sepeda gunungnya yang gowes tiap minggu,belum lagi jam futsalnya tiap malam minggu betein banget,kenapa harus malam minggu coba?kenapa ga malam-malam lainnya?,belum lagi ngegym tiap hari. Hobinya menjauhkan dia dariku,gimana enggak,sepeda gunungnya lebih penting dari aku,huff. "Yank,sepedanya mahal loh,jadi harus di sayang juga.."katanya saat itu..ggggrrrrr pentiiiing??...akupun hanya bisa sabar mengelus dada.
Liat nih aksinya ma sepedanya,
Lama-lama aku bosan jalanin hubungan jarak jauh,buang-buang waktu,pulsa juga. Singkatnya kami pun putus.tus.tus.
Pada malam itu,ketika di luar hujan,aku masih bergelut dengan orang-orang yang ku temui di Facebookku,aku pun melempar status ke beranda,isinya kira-kira seperti ini: "Diluar hujan,sendirian di kamar ga ada teman,kesepian malam ini". Dan komen-komen dari teman-temanku pun bermunculan. Ada satu komen yang menarik perhatian ku,dari seorang teman baru,aku belum pernah mengenalnya sebelumnya. Kira-kira begini komennya saat itu:"wah sama,kita senasib",kami pun komen-komenan di statusku.
Singkat cerita dia kesepian karena sedang menemani ibunya yang sedang terbaring sakit di rumah sakit saat itu,dia sangat ramah,lucu,dan bisa langsung nyambung denganku walaupun hanya lewat obrolan di fb. Dia bertanya kenapa aku saat itu sedang kesepian,aku pun jujur menjawab,"aku baru saja putus dari kekasihku"kataku padanya saat itu. Bukannya turut prihatin,menenangkanku,memberiku petuah-petuah cinta atau apalah,dia malah melempariku dengan joke-joke gilanya. Tapi jujur saat itu aku terhibur. Ditambah lagi aku minta sebatang coklat padanya,"biar tenang pikiran tenang,coklatkan bisa membuat pikiran tenang,"ujarku.
Kami cepat berteman,mungkin karena ada beberapa temannya yang ternyata juga temanku. Dia nyempatin diri maen ke rumah saat itu,bersama temannya. Lama-lama kamipun sangat akrab,begitu yang ku rasakan,aku tak segan-segan bercerita padanya tentang segala hal. Termasuk tentang kisah percintaan yang kandas,yang baru ku alami. He is nice guy.
Panggilan-panggilan akrab pun tercipta,"bebiiih..",begitu aku menyapanya tiap pagi.
Dia begitu gila slalu bisa membuatku ngakak dengan joke-jokenya,hingga pada suatu saat sahabatku nyeletuk padaku: "kayaknya teman barumu itu selalu buatmu bahagia ya?right?",tanyanya,"yeah,i think so"jawabku enteng,karena memang dia slalu bisa membuatku tersenyum pada saat itu.
Entah ada alasan apa,seorang sahabatku dan juga sahabatnya mengajakku makan saat itu,makan es campur di siang hari yang panas. Akupun tak bisa menolaknya,namanya juga gratisan,hehehe
Kami mengobrol,obrolan biasa,dia bertanya padaku"gimana hubunganmu dengan sahabat saya??"
"baik-baik saja,biasa saja,"kataku. "Gimana komunikasi kalian?intens?"tanyanya lagi
"lumayan,dia sedang sibuk sekarang,dia sedang mengikuti tes di luar kota"ceritaku tentang sahabat baruku itu.
"Ya,dia sedang mengikuti tes,kamu tau alasannya kenapa dia ikut tes itu?"tanyanya membuatku bingung
"ya jelas untuk masa depannya"jawabku enteng,"yah,memang,tapi dia punya alasan lain"
Aku menyimak,temanku pun mulai bercerita. "Dia ingin membuatmu sedikit bangga,dia ingin tunjukkan sesuatu untukmu,yang mungkin bisa untuk dia banggakan,dia begitu menyayangimu esty,hanya saja dia belum memiliki keberanian untuk bicara,karena saat ini,kamu tau dia belum menjadi apa-apa,nanti pada saatnya dia akan bicara"
Aku mulai memikirkannya,benarkah?benarkah dia seperti itu?aku sempat berpikir,dia bisa begitu akrab denganku pada saat itu karena mungkin dia sedang mengalami hal yang sama denganku,kehilangan seseorang yang dia sayangi,karena aku ingat sekali ketika aku nge add dia,dia sedang menjalin hubungan seseorang. Apa iya,dia sedang menyayangiku?aku mulai memikirkannya,perasaan senang karena ada seseorang yang mengagumiku,memperhatikanku,lebih dari apapun. Ya,ya aku pun larut dalam prasaanku sendiri. Malah terkadang aku suka lupa dia adalah sahabat,tidak pernah lebih dari itu. Tapi terkadang aku merasa benar-benar memilikinya,dia benar-benar "beb" ku.
Sungguh tak pernah punya keberanian untuk bertanya tentang hal yang ku dengar dari temanku itu. Tapi takut merubah apa yang udah terjadi,persahabatan kami. Waktupun berlalu dengan rasa penasaran tentangnya,tentang perasaannya padaku.
Pada suatu hari,aku menemukan cara tepat untuk bicara padanya,bukan bicara tentang prasaan,karena tanpa ku jelaskan pun dia pasti tau tentang perasaanku padanya. Aku hanya ingin bertanya,karena aku begitu penasarannya..heheehe
'Yah,pren is pren''katanya enteng,"mungkin dia sedang bercanda,aku tak pernah bicara seperti itu ".singkatnya.
Dan aku pun seperti merasa kecewa,layaknya seseorang yang kecewa,karena sedang merasa mencintai,ingin berlalu dan pergi mencari sesuatu yang dia cintai yang lain jika dia merasa dia tidak mendapatkan hal yang sama dari seseorang yang dia cintai itu,
Apa yang telah kamu lakukan sahabatku?,seandainya aku tak pernah mendengar cerita indah yang berisi kebohongan itu,aku pun tak akan berani melakukan suatu ke bodohan yaitu memikirkannya. Aku yang terlanjur merasa bahwa ada sebuah hati yang begitu menyayangiku,melebihi apapun. Antara senang di sayangi,dan takut jika itu berubah dan pergi. Aku selalu berusa menjaga hatinya,ku jaga hati yang ku kira sedang menyayangiku itu,jangan sampai dia merasa sedih menyayangiku.
Tapi akhirnya aku pun tersadar dari sebuah kebodohanku. Bagaimana mungkin aku membiarkan pikiran ku menerka-nerka seperti ini begitu lama,begitu lama larut dalam perasaan-perasaan yang tak ku mengerti,dan rasa penasaran yang ku ciptakan sendiri. Nyaman sebagai sahabat,harusnya aku tau itu,kenapa aku pun lantas berharap sesuatu yang lebih dari itu?BODOH.
Tapi ini tidak untukmu sahabatku,hatiku tidak akan melampaui jika kamu tak menginginkannya.
Kita adalah teman,sahabat,maafkan aku yang sempat berpikiran jauh tentangmu.
Dan aku berharap ini tak merubah apa yang udah terjalin di antara kita
Sweet chocolate from Aulia rahman,.u'r very kind guy..
Thankx my beb..
Monday, January 17, 2011
Setetes mutiara
Mata terasa berat,sungguh sudah sangat ingin tidur rasanya. Kulirik arloji yang melengket di tanganku,hampir dini hari. Ogah-ogahan ku raih buku tebal panjang di atas meja,ku baca,ada advis(therapy obat-obatan)dokter yang harus di berikan pada satu orang pasien ku tengah malam ini. Seorang anak laki-laki berumur enam tahun. "Huh,satu orang saja,kenapa harus jam segini sih therapinya?",dongkolku dalam hati,sesekali menyalahkan dokter dan advisnya.
Dengan langkah berat,terpaksa aku keluar dari ruanganku dan melangkah menuju bangsal dimana pasienku itu berada. Udara dingin langsung menyambut,memang tadi telah turun hujan deras mengguyur kota ini,dinginnya seakan menyuruhku kembali ke dalam ruang jagaku yang hangat.
Diruang bangsal yang lumayan luas ini,ternyata hanya pasien ini yang tersisa.
Kubuka pintu perlahan,dan tertegun sejenak di pintu,langkahku terhenti.
Kupandangi,seorang ibu,dengan mukenah duduk bersimpuh menghadap kiblat,di bawah tempat tidur anaknya,tangannya menengadah,samar-samar ku dengar lafaz-lafaz Alquran keluar dari bibirnya. Kemudian tak henti-hentinya menyebut asma Allah,sesekali ku dengar isakan di antara doanya.
Ibu itu menyadari keberadaanku,dia menoleh ke arahku dan tersenyum menyeka air matanya,dia kemudian berdiri dan berkata,"oh ada ibu perawat,silahkan bu"..
Ku lihat spuit(jarum suntik) yang ku genggam dari tadi,tersadar dan ku jawab"eh iya bu,permisi,pasiennya akan saya suntikkan obatnya sekarang",kuraih selang infus kemudian perlahan ku suntikkan obatnya. Sesekali ku lirik ibu itu,duduk disamping anaknya,dan tak henti mengusap kepala anaknya,sepertinya dia sangat mencemaskan kondisi sang anak. Obat sudah selesai ku suntikkan ,ibu itu tersenyum padaku dan berkata"terima kasih bu suster,sudah dengan sabar merawat anak saya ",aku tersenyum dan menjawab"iya bu,ini memang sudah tugas saya''. Kulirik lagi ibu itu,kerut hitam dikantung mata sangat jelas terlihat,"ibu kurang istirahat,silahkan ibu istrahat dulu"lanjutku,sebelum aku beranjak meninggalkan bangsal ini. Ibu itu menjawab"iya bu,istrahanya nanti saja,di rumah,kalo anak saya sudah sembu dan di ijinkan pulang",aku pun berbalik dan meninggalkan ibu dan anak itu..
"Tugas..."lirihku dalam hati,iya,tugas yang hampir saja ku abaikan. Dibalik pintu bangsal aku tertegun lagi,masih ku amati ibu itu dengan mukenah yang masih melekat di tubuhnya. Jika saja tidak segera ku laksanakan tugas ini,jika saja aku menundanya 1 jam saja dan memilih indahnya alam mimpi dalam selimut hangat di ruang jagaku,ibu itu pasti akan lebih lama terjaga,pasti akan lebih sering menyeka air matanya,pasti akan lama merasakan gelisah,melihat buah hatinya terbaring lemah,dengan penyakit yang menggerogoti tubuh mungil anaknya. Kusesali sikap ogahku tadi,ku pastikan esok takkan ku lakukan lagi.
"Maafkan saya yang hampir saja lalai.."kataku dalam hati,dan kembali masuk ke dalam ruang jagaku.
END...
Ketika menulis ini terbayang-bayang wajah bos besarku(ibu kepala) yang ramah,ini dia orangnya
Dengan langkah berat,terpaksa aku keluar dari ruanganku dan melangkah menuju bangsal dimana pasienku itu berada. Udara dingin langsung menyambut,memang tadi telah turun hujan deras mengguyur kota ini,dinginnya seakan menyuruhku kembali ke dalam ruang jagaku yang hangat.
Diruang bangsal yang lumayan luas ini,ternyata hanya pasien ini yang tersisa.
Kubuka pintu perlahan,dan tertegun sejenak di pintu,langkahku terhenti.
Kupandangi,seorang ibu,dengan mukenah duduk bersimpuh menghadap kiblat,di bawah tempat tidur anaknya,tangannya menengadah,samar-samar ku dengar lafaz-lafaz Alquran keluar dari bibirnya. Kemudian tak henti-hentinya menyebut asma Allah,sesekali ku dengar isakan di antara doanya.
Ibu itu menyadari keberadaanku,dia menoleh ke arahku dan tersenyum menyeka air matanya,dia kemudian berdiri dan berkata,"oh ada ibu perawat,silahkan bu"..
Ku lihat spuit(jarum suntik) yang ku genggam dari tadi,tersadar dan ku jawab"eh iya bu,permisi,pasiennya akan saya suntikkan obatnya sekarang",kuraih selang infus kemudian perlahan ku suntikkan obatnya. Sesekali ku lirik ibu itu,duduk disamping anaknya,dan tak henti mengusap kepala anaknya,sepertinya dia sangat mencemaskan kondisi sang anak. Obat sudah selesai ku suntikkan ,ibu itu tersenyum padaku dan berkata"terima kasih bu suster,sudah dengan sabar merawat anak saya ",aku tersenyum dan menjawab"iya bu,ini memang sudah tugas saya''. Kulirik lagi ibu itu,kerut hitam dikantung mata sangat jelas terlihat,"ibu kurang istirahat,silahkan ibu istrahat dulu"lanjutku,sebelum aku beranjak meninggalkan bangsal ini. Ibu itu menjawab"iya bu,istrahanya nanti saja,di rumah,kalo anak saya sudah sembu dan di ijinkan pulang",aku pun berbalik dan meninggalkan ibu dan anak itu..
"Tugas..."lirihku dalam hati,iya,tugas yang hampir saja ku abaikan. Dibalik pintu bangsal aku tertegun lagi,masih ku amati ibu itu dengan mukenah yang masih melekat di tubuhnya. Jika saja tidak segera ku laksanakan tugas ini,jika saja aku menundanya 1 jam saja dan memilih indahnya alam mimpi dalam selimut hangat di ruang jagaku,ibu itu pasti akan lebih lama terjaga,pasti akan lebih sering menyeka air matanya,pasti akan lama merasakan gelisah,melihat buah hatinya terbaring lemah,dengan penyakit yang menggerogoti tubuh mungil anaknya. Kusesali sikap ogahku tadi,ku pastikan esok takkan ku lakukan lagi.
"Maafkan saya yang hampir saja lalai.."kataku dalam hati,dan kembali masuk ke dalam ruang jagaku.
END...
Ketika menulis ini terbayang-bayang wajah bos besarku(ibu kepala) yang ramah,ini dia orangnya
| lagi visite,.. |
Tuesday, January 11, 2011
Warna Baru
Hari ini,.
aku menyebutnya si merah..
pemberani,tangguh,patuh..
aku suka dia,menemaniku tiap saat,mendengarkan keluh kesah,tentang cerita-cerita indah hari ini..
yaa,walaupun ga semuanya yang dia mengerti,but its okelah dari pada sendirian,kesepian,.
berdua kan emang lebih baik..
Hey..tapi bukan dia "si merah" yang ku maksud. Itu sih sobatku,tong sampah kedua setelah si merah..hahaha
Foto itu di ambil beberapa menit setelah "eksekusi rambut" yang di jalankan oleh si bohai perez Heni salon,liat aja tuh si intan masih megangin sisirnya si bohay perez,tau ga sih megang sisir aja bayar..ckckck
ongkos potongnya mahal gila,.tau gini sih mending minta tolong om herman(adik mama),dalam kondisi tertentu dia bisa jadi salon dadakan,dengan ketrampilan pas-pasan,hasil suka nangkring ma banci-banci salon..hahahaha..piss om..
Cantik yah aku dengan rambut pendekku..huhuy ^^
Ngomong serius deh..
Hari ini,ku harap berganti warna,dari kusam jadi lebih terang dikit,*kebayang iklan deterjen di tivi
Yah,setelah kemarin hatiku hancur remuk oleh seseorang yang belakangan ini bayangannya sering ada,menghantuiku *bayangin deh gimana seremnya dia,hahaha
But i love him,ga tau deh gimana awalnya,ga pengen mikirin sebenarnya,apalagi setelah tau dia seperti apa,
tapi tetep aja,sobatku bilang gini "itu adalah tanda dari Tuhan,agar kamu tau gimana dia yang sebenarnya"
oh Tuhan,kalo emang tuh orang ga bener,ngapain juga pake di pertemukan denganku Tuhan..
Tapi ku tau Tuhan maha adil,ini semua agar aku lebih kuat dan dewasa dalam hidup.
Ini juga yang mutusin aku untuk buat blog ini. Sebenernya bukan buatan sendiri,minta tolong ma sahabatku ebi bikinin,biar ada sarana buat aku tumpahin isi hati,gitu alasanku..hehehe
Sahabatku dari SMP ini emang punya otak yang sedikit lebih encer dari kita-kita,dia tau segala hal. Maksudku hal yang tidak ku tau,pasti dia tau*apa emang akunya yang klewat bego?jd ga tau apa-apa?maybe..xixixixi
Ebi adalah solusi untuk masalah ku kali ini,yah,dari pada bengong di kamar,mending nulis-nulis isi hati,siapa tau ntar bisa jadi penulis beneran..hahaha..amiin amiiin..*ngarep
Balik lagi ma "si merah",.mau tau dia siapa?dia adaaaaaalah...jreng jreng...Nobi(Notebook) baru ku..huhuy
Dialah teman setiaku akhir-akhir ini.
Sekarang*lagi nulis ini,aku di temenin ma si ubur-ubur genit,miss pengen tau segala hal,mau tauuu aja anaknya,udah gitu pertanyaannya ada yang ga bisa di cerna ma otak manusia.
itu dia anaknya. Si heboh banyak ulah,apalagi kalo ngajakin temannya satu kelas maen rumah-rumahan di rumah,kaya pasar,udah gitu bahasa yang dia keluarin sbenernya ga pantes buat anak se umuran dia,like:"he is my lovely husband"or "tolong ya,wanita jalang,jangan suka goda-goda suami saya",gubraaaakkk
Saya no coment sodara-sodara,eits bukan aku yang ngajarin loh,biasa anak gede karna sinetron,ya jadi gitu. Harap maklum,tidak untuk di tiru..hahaha
Tapi,jujur..dia motivasi ku,satu-satunya yang bisa ngebuat aku tersenyum lagi setelah kesakitan-kesakitan yang ku terima(agak lebay bahasanya). Dia satu-satunya yang ku punya setelah orang tua,ya karena emang cuma dia satu-satunya sodara ku,hehe
Adikku yang lucu,my sister yang ku cintai.
Seorang bocah berumur 7 tahun,sekarang kelas 2 SD,tapi lagaknya udah kayak ABG 15 tahun,suka banget di foto,narsis depan kamera,sadar kamera banget,di tiap kesempatan yang ada foto-fotonya ga pernah di sia-siain ma dia..ckckck
Ilma,gitu panggilannya,tp berhubung kepanjangan (menurutku kepanjangan),singkat aja jadi il,tapi mama sering negur,"Na(panggilanku sehari-hari at hum),jangan suka manggil adekmu kayak gitu,il(ill) itu kan artinya sakit dalam bahasa inggris,makanya dia suka sakit-sakitan,kamu doa in tiap kamu manggil namanya..". Haduh,si mama ada-ada aja,jelas ga ada hubungan kemana-kemana. Bener kata orang pikiran orang tua susah di tebak*halaaaah..
Tapi si cuby ini juga ada malesnya di foto,itu saat-saat dia baru bangun tidur,katanya"males ah di foto,belum lap iler",hahahaha..
Pasang muka mayun,karena telat bangun di dandaninnya jadi buru-buru,menor abis. Ini fotonya waktu TK,tamat TK aja sekarang di wisuda teman-teman...ckckckkck
Si lucu and ngegemesin ini juga berasal dari seseorang yang ga kalah lucu and ngegemesin,tapi jarang masak,alasannya sih macem-macem,contonya gini: "Na,kalo mama yang masak,bakat terpendam kamu jadi koki itu ga bisa di salurin dong ntar,kan kasian kamunya,udah sering mendam perasaan ma cowok,masa bakat masaknya juga??"
Ga nyambung banget kan??
inilah si nyonya besar..luv u mom,.
si bos besarnya(dady) ga ada fotonya,ntr deh tak ambil dulu di hpnya,di albumku ga ada..hehehe
bukan karena ga sayang,tapi doi emang paling males kalo di foto..ckckck
Buat malam ini,ini dulu kali ya..capeeeekkk,.seharian ga mud banget,yah itu lah,namanya juga lagi patah hati.
Keep fight,ngutip statusnya fbnya seseorang: "ini bukan akhir dunia,dan bukan segalanya"..ya,i hope so :)
aku menyebutnya si merah..
pemberani,tangguh,patuh..
aku suka dia,menemaniku tiap saat,mendengarkan keluh kesah,tentang cerita-cerita indah hari ini..
yaa,walaupun ga semuanya yang dia mengerti,but its okelah dari pada sendirian,kesepian,.
![]() |
| with si cumi-cumi(intan) |
Hey..tapi bukan dia "si merah" yang ku maksud. Itu sih sobatku,tong sampah kedua setelah si merah..hahaha
Foto itu di ambil beberapa menit setelah "eksekusi rambut" yang di jalankan oleh si bohai perez Heni salon,liat aja tuh si intan masih megangin sisirnya si bohay perez,tau ga sih megang sisir aja bayar..ckckck
ongkos potongnya mahal gila,.tau gini sih mending minta tolong om herman(adik mama),dalam kondisi tertentu dia bisa jadi salon dadakan,dengan ketrampilan pas-pasan,hasil suka nangkring ma banci-banci salon..hahahaha..piss om..
Cantik yah aku dengan rambut pendekku..huhuy ^^
Ngomong serius deh..
Hari ini,ku harap berganti warna,dari kusam jadi lebih terang dikit,*kebayang iklan deterjen di tivi
Yah,setelah kemarin hatiku hancur remuk oleh seseorang yang belakangan ini bayangannya sering ada,menghantuiku *bayangin deh gimana seremnya dia,hahaha
But i love him,ga tau deh gimana awalnya,ga pengen mikirin sebenarnya,apalagi setelah tau dia seperti apa,
tapi tetep aja,sobatku bilang gini "itu adalah tanda dari Tuhan,agar kamu tau gimana dia yang sebenarnya"
oh Tuhan,kalo emang tuh orang ga bener,ngapain juga pake di pertemukan denganku Tuhan..
Tapi ku tau Tuhan maha adil,ini semua agar aku lebih kuat dan dewasa dalam hidup.
Ini juga yang mutusin aku untuk buat blog ini. Sebenernya bukan buatan sendiri,minta tolong ma sahabatku ebi bikinin,biar ada sarana buat aku tumpahin isi hati,gitu alasanku..hehehe
| side job,modeling pinngir sawah..kukukuukukk |
Sahabatku dari SMP ini emang punya otak yang sedikit lebih encer dari kita-kita,dia tau segala hal. Maksudku hal yang tidak ku tau,pasti dia tau*apa emang akunya yang klewat bego?jd ga tau apa-apa?maybe..xixixixi
Ebi adalah solusi untuk masalah ku kali ini,yah,dari pada bengong di kamar,mending nulis-nulis isi hati,siapa tau ntar bisa jadi penulis beneran..hahaha..amiin amiiin..*ngarep
Balik lagi ma "si merah",.mau tau dia siapa?dia adaaaaaalah...jreng jreng...Nobi(Notebook) baru ku..huhuy
Dialah teman setiaku akhir-akhir ini.
Sekarang*lagi nulis ini,aku di temenin ma si ubur-ubur genit,miss pengen tau segala hal,mau tauuu aja anaknya,udah gitu pertanyaannya ada yang ga bisa di cerna ma otak manusia.
![]() | ||
| miss Amaliyah Ilmaniyah Azzaharani(fotonya hasil jepretan sendiri) |
Saya no coment sodara-sodara,eits bukan aku yang ngajarin loh,biasa anak gede karna sinetron,ya jadi gitu. Harap maklum,tidak untuk di tiru..hahaha
Tapi,jujur..dia motivasi ku,satu-satunya yang bisa ngebuat aku tersenyum lagi setelah kesakitan-kesakitan yang ku terima(agak lebay bahasanya). Dia satu-satunya yang ku punya setelah orang tua,ya karena emang cuma dia satu-satunya sodara ku,hehe
Adikku yang lucu,my sister yang ku cintai.
Seorang bocah berumur 7 tahun,sekarang kelas 2 SD,tapi lagaknya udah kayak ABG 15 tahun,suka banget di foto,narsis depan kamera,sadar kamera banget,di tiap kesempatan yang ada foto-fotonya ga pernah di sia-siain ma dia..ckckck
| gaya kapal terbang,mendarat pinggir laut (gitu katanya) |
Tapi si cuby ini juga ada malesnya di foto,itu saat-saat dia baru bangun tidur,katanya"males ah di foto,belum lap iler",hahahaha..
Pasang muka mayun,karena telat bangun di dandaninnya jadi buru-buru,menor abis. Ini fotonya waktu TK,tamat TK aja sekarang di wisuda teman-teman...ckckckkck
Si lucu and ngegemesin ini juga berasal dari seseorang yang ga kalah lucu and ngegemesin,tapi jarang masak,alasannya sih macem-macem,contonya gini: "Na,kalo mama yang masak,bakat terpendam kamu jadi koki itu ga bisa di salurin dong ntar,kan kasian kamunya,udah sering mendam perasaan ma cowok,masa bakat masaknya juga??"
Ga nyambung banget kan??
![]() |
| maaf ya yang punya mobil,saya numpang foto..xixixi |
si bos besarnya(dady) ga ada fotonya,ntr deh tak ambil dulu di hpnya,di albumku ga ada..hehehe
bukan karena ga sayang,tapi doi emang paling males kalo di foto..ckckck
Buat malam ini,ini dulu kali ya..capeeeekkk,.seharian ga mud banget,yah itu lah,namanya juga lagi patah hati.
Keep fight,ngutip statusnya fbnya seseorang: "ini bukan akhir dunia,dan bukan segalanya"..ya,i hope so :)
Subscribe to:
Comments (Atom)












