Bohong,jika ku katakan sekarang aku baik-baik saja.
Air mata yang tak dapat ku tahan,seolah menjadi teman baikku malam ini. Layar notebook toshiba merahku ini menjadi sangat buram dengan mata berkaca penuh air mata.
Sebenarnya aku berharap menemukan jawaban yang lebih baik dari ini.
Kenapa, ketika aku benar-benar sedang mencintaimu aku tau segalanya.
Menemukanmu,bersama orang yang sedang kau cintai depan mataku,tanpa kamu mau peduli dengan perasaanku,itu menyakitkan.
Cinta tak harus berkata-kata.
Jika kamu melakukan itu atas dasar alasan,karena kamu tak pernah benar-benar tau tentang hatiku.Ya,aku memang tak pernah berdiri di depanmu,menatap matamu,lantas bilang aku mencintaimu.
Karena kurasa,kita cukup dewasa,bukan masanya lagi harus bilang I Love you,semata-mata hanya untuk bukti,bahwa rasa cinta itu ada.Tapi,rasanya terlalu munafik jika kamu tak menyadarinya. Atau dengan sengajanya kamu lakukan itu, agar membuka mataku,agar aku tak berharap apa-apa darimu?
Hmmm..Tak perlu sebenarnya kamu tunjukkan cara itu,hanya untuk semata-mata,buat aku sadar bahwa dialah yang kamu pilih,bahwa dialah yang ada di hatimu saat ini.
Itu sungguh tak baik.
Aku berusaha tegar di balik senyum palsuku.
Kembali aku mengingat kebodohanku tadi. Betapa aku benar-benar sangat bodoh di depanmu. Betapa aku benar-benar menunjukkan kepadamu aku menyayangimu. Pastinya aku sangat bodoh dalam pikiranmu.Aku telah tersadar,mungkin iya,rasa ini hanya aku yang merasakan. Mungkin iya,kamu tak sengaja,bahwa mungkin kamu memang punya sifat unik,yang wajar jika semua wanita yang dekat denganmu pasti merasakannya,*wow,kayaknya yang satu ini berlebihan.
Ya,kamu memang istimewa.
Ini tak semata-mata tentang harapan yang sia-sia. Setidaknya aku bisa belajar darimu,bagaimana menjadi istimewa. Agar aku juga merasakan indahnya di sayangi oleh banyak orang di luar sana.
Mungkin ada benarnya kata orang tentang ini: 'Menemukan seseorang yang mencintaimu kemudian membalas mencintainya,mungkin adalah yang terindah'.
Yah. Kata orang,lebih baik di cintai dari pada mencintai.
Entah apa yang membuatku begitu gundah malam ini.
Mungkin karena inilah jawabanya
Hari ini kamu bukan datang untukku.
No comments:
Post a Comment