dia si santun,,
si bijak yang terlihat sangat sabar dan pemurah dalam hatinya,
lembut tutur katanya,seperti tak ada cela sedikitpun,
dia seperti memberikan jawaban atas tanyaku slama ini,
dia selalu ada di saat fajar menyapa,
dia memberiku semangat untuk memulai hari
dia mengajariku berlomba dengan matahari
dia begitu hangat...
Lalu,
dia datang padaku,
dengan tangan kokohnya kuat merangkulku,
terus mengisi dan selalu ada,
dia membimbingku untuk lebih mengenalMu
hatiku kagum,lalu menyayangi,lalu ingin memiliki
tapi dia diam saja,lalu memalingkan muka,
perlahan,dia mulai melepas rangkulannya
dia seperti ingin melepaskan diri
dia tidak inginkanku,
lalu untuk apa dia mendatangiku??
***
Lalu Tuhan bilang,,dia terlampau baik untuk mu nak,
dia adalah dermawan yang ku dekatkan padamu,,tapi tidak untuk kamu miliki..
&
mungkin ini hanya cara Tuhan agar saya bisa belajar menjadi baik, melalui dia
Tuhan maha adil :)
No comments:
Post a Comment