Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti,hanya untuk menemukan akhirnya tak pernah benar-benar berarti dan kamu membiarkan dia pergi.Walaupun terkadang meski kamu sangat merindukannya,kamu tak bisa lakukan apapun,karena tanpa dirimu pun dia bisa temukan kebahagiaannya.
Jika hal-hal terjadi,bangun dan sadarlah,He/she is just not that into you(dia hanya tidak menyukaimu)*seperti judul sebuah drama.
Tapi yakinlah,jika sebuah pintu tertutup,akan ada pintu lain yang terbuka.*pesan seorang sahabat
***
Cinta yang datang dan pergi..
Ketika pintu lain mulai terbuka,
Ketulusan yang di tawarkan,kelembutan tutur kata yang seolah bisa mencairkan sebuah gunung es lembut seperti serbuk sari bunga-bunga krisan,lembut seperti helai benang-benang sutra dari liur kupu-kupu. Keramahan yang menghangatkan malam,
***
Sebaris short massage darinya: ”perkenankan aku mencintaimu seperti ini,tanpa kekecewaan yang berarti,meski tanpa kepastian yang pasti,harapan-harapan yang setiap kali di kecewakan kenyataan,biarlah dibayar oleh harapan-harapan baru yang menjanjikan,perkenankan aku mencintaimu sebisaku dan apa adanya..”
***
Bisa ku mengerti prasaannya,bisa ku pahami tentang rasanya,aku bahagia,karena tak ada yang lebih indah ketika kamu merasa sedang di cintai,
Tapi ini juga tentang hatiku,sekeras apapun engkau mengungkap rindu untukku,hanya akan ku jawab dengan diam. Aku tak bisa memberimu apa-apa,tak bisa membalasmu dengan hal yang yang sama. Kuterima rasamu yang sungguh luar biasa,karena ku tau itu adalah hal yang di anugrahkan Tuhan untukmu,tapi aku juga tak bisa berbuat apa-apa,karena pada hatiku Tuhan tidak menganugrahi hal yang sama untukmu. Ini kurasa terlalu cepat,kamu seperti mendesakku untuk berkata “ya” pada sebuah hal yang tak ku yakini indah. Aku hanya tak bisa merasa nyaman dengan desakan-desakanmu yang seolah sungguh tak ada celah untukku sedikit saja untuk mengenalmu lebih jauh.
Mengagumimu dengan pikiran,bukan dengan hati.
Aku bukan berpaling dari ketulusanmu,aku bukan menutup mata dari itu,aku hanya takut,bila denganku kamu tidak bahagia
Ingin rasanya membalasmu hingga akhirnya aku tak sendirian dan tidak merasa kesepian. Tapi ku tau itu sungguh tak adil,sulit rasanya untuk berpura-pura mencintai,aku hanya tak ingin menjadikanmu pengusir sepi-sepiku,aku tidak mau berbohong padamu dan diriku sendiri bahwa aku tidak pernah bisa membalasmu.
“Demi kebesaran Allah,andai kau berdusta satu kali saja,maka Allah akan menjadikanmu debu yang di tiup angin..”
***
Sepagi ini aku berdoa
“ya rabb,pagi ini aku pinta kepadaMu,tolong sampaikan padanya(jodohku kelak),sampaikan padanya aku telah belajar mencintainya sejak saat ini,walaupun aku belum pernah mengenalnya,ku tau dia adalah yang terbaik yang telah Engkau ciptakan untukku,aku adalah bagian darinya,hingga ku yakin cinta ini tak akan sia-sia,karena pasti terbalas,karena hanya dia yang berhak membalasnya..amiiin..”
untukmu,sebuah kisah yang tak sempurna,im so sorry…
“tidak perlu merasa iri kepada dia yang bercengkrama dengan yang bukan muhrimnya “
No comments:
Post a Comment