Untuk mencintai dan memenangkannya adalah hal terbaik,
Untuk mencintai dan kehilangannya adalah hal terbaik kedua
Untuk mencintai dan tak harus bersama adalah hal terbaik lainnya.
Apalagi sih yang lebih indah dari cinta di dunia ini? Jika sudah merasakan hal ini, dunia layaknya surga.
Einstein sekalipun, bisa jadi cecep untuk hal ini. Cinta yang tulus dari hati akan kekal adanya, namun cinta yang berlandasan logika juga kuat dan akan berdiri kokoh. Sekeras apapun seorang makhluk, akan lunak di depan makhluk lain yang di cintainya. Adalah manusiawi bila dalam hal-hal tertentu kita bisa tegar se tegar karang, tapi tidak untuk hal kehilangan.
yah,cinta juga tak semata-mata indah, cinta juga sumber dari rasa kehilangan yang sangat. Singkatnya jika sudah cinta sulit untuk kehilangan.
***
Ngutip bahasa sms salah seorang sahabat :
Hidup layaknya sebuah buku,tak berakhir pada satu bab saja.
Jika bab satu adalah cerita dan pertemuan,tentang tanya dan asa.
Bab dua adalah tentang cerita cinta,tentang canda tawa dan kasih sayang
bab tiga adalah tentang perpisahan,
tapi hidup tidak sampai disitu, masih banyak bab-bab baru yang akan terlukis,untuk hidupmu selanjutnya.
Untuk motivasi,mungkin kata-kata di atas ada benarnya. Atau mungkin untuk doa dan harapan untuk bisa hidup dengan 'lebih baik' ke depannya. Alur hidup memang seperti itu,punya beberapa sisi, antara lain sisi bahagia dan duka, pada saatnya kedua sisi itu akan bergantian untuk di jalani.
Tapi menurut saya hidup bukanlah seperti sebuah buku,hidup bisa berakhir dalam beberapa detik tanpa kita ketahui, tanpa kita sadari, tanpa di beri kesempatan untuk melihat bab lain untuk esok. Hidup seperti satu kedipan mata, begitu cepat hanya kita di beri sedikit keluangan waktu untuk merasakan anugrah itu.
Jika hidup adalah anugrah. Hiduplah sebisa mungkin untuk kebaikan,walaupun kita memang makhluk yang tak sempurna, yang penuh lalai dan khilaf. Hiduplah dengan cinta, namun bukan cinta yang mengalahkan cinta kepadaNya.
Ngutip lagi sms sahabat :
Andai saja hidup ini sebatas permainan,bolehlah hidup kita seluruhnya untuk bermain.
Andai saja kehidupan semuanya adalah canda gurau tak masalah tiap detik hidup kita hanya canda dan tawa tak berujung.
Tapi ternyata hidup kita di penuhi ragam dan warna,sekali kita gembira,lain waktu kita bersedih
Hidup adalah perjalan singkat menuju satu dari dua negeri,kemungkinan kecil adalah surga,besar peluang ke neraka. Untuk itu kenapa tidak menggunakan sisa hidup untuk menggapai ridhoNya?
Sungguh indah ketika kita semua setulus hati bisa mencintaiNya dan mencintai yang lain karenaNya.
***
Ada satu hal yang terbaik dalam diri seorang astronot, yang tidak di miliki oleh orang lain, yakni mampu mencapai tempat yang tidak dapat di jangkau orang lain.
Kita jangan mau kalah, bukan untuk nyusul ke bulan*walaupun itu mungkin
ya untuk hal lain, semasih hidup, tak ada salahnya melakukan something yang berguna,misalnya untuk tidak melulu melihat kebelakang,atau terpuruk pada keadaan yang tidak memihak kita, atau tentang rasa sakit untuk kehilangan yang sangat.
***
entah apa yang membuatku menulis hal ini malam ini.
mungkin karena perasaan hati sedang seperti itu, entahlah.
***
Semoga nanti kita bertemu lagi suatu saat nanti dalam keadaan yang lebih baik,
dimana aku, kamu tidak memiliki siapa-siapa..
sampai saatnya nanti tak ada yang menghalangi untuk kita bersama,tentu atas ijinNya..
Amiiiiinnn...
No comments:
Post a Comment