Wednesday, September 14, 2011

Bulan Merahku

Bayang-bayangmu di batas senja
cerita yang acuh,memaksa mengirim rindu hanya demi mengganti jemu

Hati yang gamang,
Logika-logika ku,
hanya semakin membunuh cinta yang memang dari awal tak seberapa
Bibit cinta sekecil ini,
apa iya bisa tumbuh kuat seperti batang pohon beringin yang berdahan banyak,yang berdaun hijau dan teduh??



***

Entah apa yang dia lihat dari aku
entah apa yang dia inginkan dari aku
Lantas bilang mencintaiku,
namun pada akhirnya aku hanya seperti makhluk kecil konyol yang tidak di anggapnya
cinta kuatku,seperti hanya menjadi bahan leluconnya
Tragis..


dia mungkin lupa
jika dia sedang berhadapan dengan sebuah hati yang lemah
seperti batang mawar layu
dia mungkin lupa
ketika memutuskan mencintai,dia tidak boleh menyakiti


Sayang,
aku hanya terlalu lemah dalam kisah ini
aku hanya sebuah hati yang ingin meminta bahagia darimu
Tenang sayang,
kamu tidak akan terlihat bodoh dan merendahkan dirimu,jika cinta yang tulus itu benar2 kau bagi padaku


***

Kan kubiarkan bunga rumput menjalar di tiap sisi cerita ini
jika aku sedih,ku harap kamu akan memetiknya lalu kamu kamu rangkai menjadi untaian bunga-bunga untukku,
aku ingin,kemudian senja berganti malam berbulan
lalu kita berdua,menikmati sinar bulan merah
dan biarkan malam menjadi saksi kita
di mana hanya ada kamu dan aku
dalam remang cahaya bulan..

Biarkan saja dunia dengan segala miliknya
biarkan saja jika dunia tak membagi kita apa-apa
tapi aku,akan membagi segala apapun untukmu
agar bulan yang indah itu sama-sama memerah sinarnya di hati kita..




1 comment: