Friday, September 23, 2011

Hanya Petang

Entah takdir atau hati yang tidak sejalan,
pikiran-pikiranmu tentangku,
atau cara mencintaiku yang salah
semua yang tak bisa kau terima,semua yang salah

Merasa tidak sepenuh hati,
merasa tetap jauh,
merasa kau tidak ada di pagi dan sore hari
lalu hati ingin pergi,walau cinta terasa sangat hangat di hati

Tuhan,help

Hanya petang,penawar sejenak kegundahan ini
aku,si ombak pincang
berlari menyusuri pantai,hingga tepi,
aku menunggumu dalam buih dan denting gelombang

aku masih menulis,
jemari-jemari melempar kata ke seberang
aku bersenandung sendiri
larut dalam rindu yang latah
sampai kah alunan ini ke kakimu..?

Tuhan, help,
aku si ombak pincang mengakui ketidak berdayaanku
berkali-kali ku tantang matahari dan bintang jatuh,
namun nihil,
rindu ini karan diam-diam...


No comments:

Post a Comment